10 Okt 2013

Harusnya


Harusnya kemarin aku tidak membuang-buang waktu

Memandangimu yang sedang tertawa dari sudut mata
Mecermati hal-hal apa yang membuat senyummu tampak begitu bahagia
Diam seribu bahasa, sedangkan ia bisa berbicara denganmu tentang apa saja
Sungguh aku merasa tidak berdaya
Hanya bisa berkata-kata melalui lisan yang tidak pernah mampu bersuara

Harusnya hari ini aku tidak lagi berharap

Sejak awal aku sudah menduga bahwa kami memang berbeda tujuan
Aku dan dia tidak akan pernah bisa sejalan, apalagi untuk bergandengan
Takdir hanya mempertemukan kami di persimpangan
Mengijinkanku untuk menyapa, tanpa benar-benar mengenal siapa dia
Walaupun harus kuakui bahwa pernah terbersit keinginan untuk mengikuti ke manapun ia pergi
Namun pada akhirnya aku harus tetap realisitis bukan?
Ada hal-hal yang tidak bisa dipaksakan seberapa kuat kita menginginkan

Harusnya di kemudian hari aku tidak lagi bermimpi

Pertemuan ini sedikitpun tidak pernah kusesali
Rasa syukur yang tak terhingga karena aku kembali jatuh cinta
Mungkin hanya sesaat, tapi pasti akan selalu ku ingat
Satu cita-cita sudah menjelma menjadi nyata
Dia ada, dan itu sudah lebih dari segalanya

Seandainya saat ini dia bertanya, apa yang akan kuperbuat?

Satu jawaban yang kupunya
Menikmati setiap detik yang tersisa, karena akan tiba waktu di mana semuanya tak lagi sama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Leave your comment here :D