3 Mei 2013

Arti Sebuah Nama

gambar diambil di sini , terima kasih
Ada satu kejadian menarik saat saya menghadiri sempro tadi siang. Kejadian yang menggerakkan jari - jari saya untuk mengetik dan menceritakannya disini.

Jadi saat itu dosen pembimbing memanggil satu persatu nama yang tertera dalam setumpuk kartu kuning yang telah dikumpulkan. Ini memang dilakukan oleh dosen tertentu untuk menghindari adanya oknum-oknum yang cuma titip tanda tangan tanpa benar – benar hadir dalam sempro.

Tibalah giliran nama saya yang dipanggil.

Raudha.

Saya maju dan mengambil kartu kuning yang sudah ditanda tangani. Kemudian dosen tersebut berkata, “Dijaga namanya..”. Saya hanya tersenyum dan mengangguk mendengar pesan yang beliau sampaikan.

Saya sudah lumayan sering mendengar komentar – komentar sejenis itu, yang biasanya diucapkan oleh beliau – beliau yang memang memahami arti dari nama saya.

Raudha berarti taman. Raudhatul Jannah artinya taman surga. Dari cerita yang sering saya dengar dari guru ngaji ketika masih kecil, katanya di surga memang ada sebuah taman yang sangat indah, bernama Raudhatul Jannah.

Di Madinah, di antara rumah dan makam Rasulullah SAW. juga terdapat sebuah taman yang bernama Raudhatul Jannah. Siapapun yang berdoa di taman tersebut, maka doanya InsyaAllah dikabulkan. Raudhatul Jannah, taman diantara taman – taman surga, sebuah tempat dimana doa diijabah.

Itulah cerita yang pernah disampaikan oleh guru ngaji dan guru agama ketika saya masih duduk di bangku sekolah.


Dulu waktu masih SD, saya pernah protes pada mama tentang nama saya yang terlalu singkat.

“Kenapa sih ma, kok nama adek cuma Raudha? Bang Reza namanya panjang, Reza Yaumul Ikhsan. Masak adek gak ada nama panjangnya? Temen – temen adek semuanya punya nama panjang!”

Ini mungkin karena saya kesal pada teman – teman dan guru yang selalu menanyakan nama belakang setiap kali perkenalan di tahun ajaran baru. Dan saya bosan mengatakan berulang kali bahwa nama saya emang cuma Raudha.

“Nama adek itu harusnya Raudhatul Jannah. Cuma dulu papa lupa waktu ngasih ke orang kelurahan nama belakangnya gak ditulis. Jadi ya di akta kelahiran cuma ditulis Raudha. Eh apa papa yang udah nulis lengkap tapi orang kelurahan yang salah ya? Tauk ah, mama lupa.”

Saya speechles mendengar sejarah yang menyebabkan nama saya jadi super singkat itu. Entah harus menyalahkan papa atau orang kelurahan.

Banyak orang yang bilang kalau nama saya bagus. Khususnya bagi mereka yang tau artinya. Serius, ini bukan mau muji nama sendiri. Saya juga baru menyadari saat saya mulai dewasa, bisa mengerti, dan memahami kalau nama saya memang bagus.

Karena sejujurnya waktu masih kecil saya tidak suka dengan nama saya yang berbeda dengan nama teman – teman kebanyakan. Saya merasa bahwa nama teman – teman saya lebih modern dari nama saya. Hahaha


Ada yang mengatakan bahwa nama adalah sebuah doa. Setiap orang tua pasti punya harapan terhadap anak – anaknya, dan tidak jarang harapan tersebut diselipkan di dalam nama sang anak.

Seperti nama abang saya, Reza. Kata papa, Reza adalah nama seorang pangeran dalam kerajaan yunani. Reza Pahlevi, itulah nama lengkap pangeran tersebut. Seorang pangerang yang terkenal gagah dan pemberani. Saya pikir mungkin itulah harapan papa, ketika memberi nama pada abang. Papa ingin anak laki – lakinya menjadi seorang yang gagah dan pemberani.

Sama juga halnya dengan nama saya. Raudha dipilih menjadi nama karena saat saya lahir kebetulan kakek saya sedang melakukan ibadah haji dan berada di Raudhatul Jannah.

Ketika mendengar kata “taman “, hal yang muncul dalam benak kita pastinya tentang keindahan. Taman identik dengan banyak bunga, rumput hijau segar yang asik dibuat tiduran, banyak kupu – kupu berterbangan, dan air mancur ditengah – tengahnya. Yak, itu adalah taman yang biasanya ada di FTV. Intinya taman selalu bagus. Kalau gak bagus, gak mungkin disebut taman. Kalau taman di dunia aja udah bagus, gimana taman di surga coba?

Dan menurut analisis saya, mungkin mama papa memberi saya nama Raudha agar saya menjadi anak yang  bagus dalam segala hal, seperti taman. Luar biasa ya doanya orang tua :’)

Mungkin ini juga pesan yang ingin disampaikan oleh dosen saya melalui kalimat, “dijaga namanya..”, bahwa saya harus bisa menjaga amanah mama papa yang diberikan kepada saya melalui sebuah nama.


Saya bangga dengan nama saya, walaupun kadang masih menyesalkan tentang nama belakang ‘-tul Jannah’ yang terlupakan. Keinginan untuk mempunyai nama belakang akhirnya saya realisasikan sendiri dengan menambahkan kata ‘Salsabila’.

Sebenarnya, Salsabila adalah nama adik sepupu saya yang masih kelas 1 SD. Bila, begitu biasanya ia dipanggil, senasib dengan saya. Kami sama – sama tidak punya nama belakang.

Saat saya ke toko buku, iseng – iseng saya membaca buku yang berisi nama – nama bayi dalam islam. Dalam daftar panjang nama tersebut, kemudian saya menemukan nama Bila. Dan saat itulah saya baru tau bahwa Salsabila berarti mata air surga.

Sebelum tau artinya, saya sudah suka dengan nama Salsabila. Setelah tau artinya, saya semakin suka. Mata air identik dengan sejuk dan segar. Saya gak bisa membayangkan gimana segar dan sejuknya air yang berasal dari mata air surga!

Raudha Salsabila.

Entah kenapa menurut saya 2 nama ini jadi sangat pas kalo digabung. Mungkin artinya bisa jadi seperti ini: Taman surga yang ada mata airnya. Jadi, gak cuma indah, tapi juga menyejukkan. Mantap kan!? Hahaha

Bil, mau ya bagi namanya buat kakak? ;)


Anyway, bukan cuma orang tua saya yang menaruh harapan pada saya melalui sebuah nama. Saya juga punya ekspektasi sendiri terhadap nama saya.

Saya berharap bahwa suatu hari nanti saya benar – benar bisa sholat dan berdoa di Raudhatul Jannah yang ada di Madinah. Tempat dimana doa InsyaAllah akan dikabulkan. Dan saya selalu percaya bahwa Allah akan mengabulkan doa saya, karena saya adalah Raudha.

Semoga selalu diberi kemudahan dan kelancaran oleh-Nya, terkabul semua doa dan cita – cita :’)
  • Stumble This
  • Fav This With Technorati
  • Add To Del.icio.us
  • Digg This
  • Add To Facebook
  • Add To Yahoo

4 komentar:

Elyvia Inayah mengatakan...

amin.
Semoga Raudha menjadi penghuni surga juga nantinya...
*laluberdoadengankhusyuk

Raudha Salsabila mengatakan...

amin ya allah :')

Arlin Safitri mengatakan...

amin yra...

salam kenal ya :)

bicara soal nama, nama saya juga ada sejarahnya. dipilih oleh kakak saya dan alm Papa. kakak saya suka nama Arlin dan alm Papa saya menambahkan Widya yang artinya budaya dan Safitri karena lahir dekat dengan Idhul Fitri. setiap nama pasti punya sejarahnya ya :D

Mampir ke blogku juga ya *happy blogging

Raudha Salsabila mengatakan...

thank you for reading, salam kenal juga Arlin :)

Poskan Komentar

Leave your comment here :D