1 Jan 2014

Hallo 2014!

pic source
Hallo 2014! To be honest, saya tidak terlalu senang atas kedatanganmu.

Walaupun sebenarnya tahun 2013 juga bukan tahun yang terlalu menyenangkan bagi saya, at least pada tahun itu saya masih dikelilingi oleh orang-orang yang saya sayangi, dan itu sudah lebih dari cukup.

Pergantian tahun berarti percepatan waktu. Sayangnya saya bukan orang yang senang ketika waktu berjalan begitu cepat. Ada banyak hal yang saya takutkan ketika waktu berganti. Saya takut ada hal-hal yang terlewatkan, hal-hal yang terlambat saya lakukan, kemudian berakhir dengan penyesalan. Ketakutan saya wajar, kan?

"Hal yang paling berharga di dunia ini adalah detik yang baru saja dilewati, karena ia tidak akan mungkin kembali" –read somewhere

Ketika semua orang sibuk membuat resolusi tahun baru, saya pun jadi ikut berpikir tentang resolusi saya. Apa yang akan saya lakukan di tahun ini, apa saja yang ingin saya capai.

Berkaitan dengan masa depan, entah kenapa saya tidak pernah punya target. Jalani seperti air yang mengalir, mungkin ini prinsip hidup yang mainstream dianut sebagian orang termasuk saya. Walaupun menurut saya, orang-orang dengan prinsip ini ibarat melakukan perjalanan tanpa tujuan. Tidak tau mau ke mana, tidak tau ingin berbuat apa.

Tapi jika tahun ini diminta untuk membuat resolusi tahun baru dalam satu kata, yang muncul dari pikiran saya adalah skripsi. Well, saya langsung mules mendengar kata yang satu ini. But I have no choice, tahun ini skripsi akan menjadi fokus utama saya. Saya dan teman-teman KING punya resolusi yang sama: lancar skripsi dan pake toga bareng-bareng. AMIIIIIN.

Dan mungkin kegiatan Kompas, ngumpul sama temen-temen genk Villagers, atau ke batu sama Ayu buat naik bianglala akan menjadi fokus pendamping.

Trus pacar gimana, Rau?

HARI GINI MIKIRIN PACAAAR?? MENDING NYARI CALON SUAMI KALEEEEE!

Anyway, masalah percintaan yang ribet bertahun-tahun itu akhirnya sudah saya tutup pada malam tahun baru kemarin. Ketika di hari terakhir tahun 2013, saya curhat abis-abisan pada salah satu teman, yang mengikuti cerita saya dari awal, sampai lega selega-leganya. Thanks for him, saran dan nasehatnya akan selalu saya ingat. Hehehe.

Dan di 2013 kemarin, everything was really over. Saya akan melanjutkan hidup dengan cara saya, begitu pun dengan dia. Sometimes I just think that for any reason, it’s impossible that I can be with him for a serious relationship. We can’t be together. So, his decision to choose her is right. Then I feel better when I realize that I don’t make him to wait or give him hope or ask him to leave her. At least, I didn’t do anything that can make me feel guilty to him.

Although broken is still broken. I still get hurt. I can’t say that I’m ok when actually I’m not, right? There are so many promise that we can’t keep at the end. So much time has been wasted too. I just pray and hope that we’ll be fine, find the right one in our life, and we have no reason to see each other again. Finally, I believe that ‘when enough is enough’ moment is real. I’ll just let him go.

I know it won’t be easy (to trust again), but I’ll find another one.

That’s all resolusi tahun 2014 saya. Beberapa paragraf terakhir sengaja ditulis pake bahasa inggris supaya gak terlalu terdengar menye. Hihihihi.

Akhir kata, I hope 2014 will be awesome year ever. Stay health, stronger, and younger!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Leave your comment here :D