12 Jan 2012

Today, You Will Shine

Pagi ini, untuk menambah semangat, aku meng-update status BBM dengan sebuah kalimat,
“Today you will shine...”. Kalimat yang awalnya hanya ku tujukan untuk diriku sendiri itu ternyata berlaku juga buat kamu. Atau mungkin kalimat itu telah menjelma menjadi doa untukmu? Aku tidak tau.
Aku seperti sedang bermimpi ketika pagi ini kamu benar-benar “shine” dihadapanku. Aku menepuk kedua pipiku, meyakinkan bahwa semua ini bukan mimpi.
Kamu tau, ini adalah pertemuan unpredictable kita yang ketiga, setelah 2 hari kemarin secara berturut-turut kita hampir bertemu tapi selalu gagal karena aku lebih memilih menghindarimu. Ya, aku tidak punya cukup keberanian untuk menemuimu, apalagi menyapamu.
Tapi sepertinya semesta masih berusaha untuk mempertemukan kita. Dihari ketiga ini aku berhadapan denganmu (lagi), dalam situasi dan kondisi dimana aku tidak bisa menghindar seperti hari kemarin.
Aku membeku. Tuhan, apa yang harus ku lakukan?
Ah, ini akan jadi masalah. Sepertinya aku benar-benar jatuh hati.

30 Des 2011

Someday, Someday

Kebodohan bagi gue adalah ketika lo membongkar lagi semua cerita lama yang udah lo kubur dalam-dalam, ketika lo masuk lagi ke lorong waktu menuju masa lalu, ketika lo tiba-tiba nelpon mantan yang udah setahun lebih suaranya ga pernah lo denger ! Dan gue berhasil melakukan itu dipenghujung tahun 2011 ini.

Celine Dion dengan It’s Hard to Say Good Bye-nya mengalun pelan dari laptop yang gue biarkan hidup setelah semua tugas kuliah gue selesai.

I’ll never try to hold you back.. I wouldn’t try controlling you..

Sama seperti lagu itu, gue sama sekali ga bermaksud pengen balikan ama Raka. Gue cuma.. gue cuma.. gue cuma pengen denger suaranya, gak lebih. Awalnya gue emang iseng nyeletuk “kapan-kapan aku telpon kamu ya..”, waktu gue lagi BBM-an ama Raka. Gue nunggu responnya dia seperti apa. Terus dia bilang gini, “Iya gpp telpon aja...”. Responnya diluar harapan gue. Gimana bisa dia bilang iya sementara dia ga ngasi  tau gue kapan harus nelpon. Oke, waktu itu gue diem aja.

One day, di sabtu pagi yang cerah, Raka BBM gue, “Katanya mau telpon?”. “Iya mau, kamu kapan ga sibuk?,” bales gue. “Sekarang ga sibuk”, kata dia lagi. Yap, seorang Riana Adinda akhirnya terpaksa menurunkan sedikit gengsi buat nelpon mantannya.

25 Des 2011

"Gangguan Terindah Seorang Ibu"

Postingan ini sebenernya dalam rangka hari ibu. Cuma pas hari ibu kemaren, saya masih belum dapet inspirasi mau nulis apa. Kalo cuma ngucapin, “Selamat hari ibu, Ma...”, kayaknya udah biasa. Banyak blogger yang udah nulis kayak gitu diblognya masing-masing. Saya pengen ngebahas hal yang beda disini..

Tapi akhirnya inspirasi itu datang juga. Kali ini saya terinspirasi dari penulis favorit saya, bang Raditya Dika (sok akrab bgt dah manggilnya. huehehe). Kalo dari temen-temen ada yang udah baca buku terbarunya Raditya Dika yang judulnya Manusia Setengah Salmon, coba deh liat di bab “Kasih Ibu Sepanjang Belanda”, walaupun dibuku ini tulisannya bang Dika masih berbentuk tulisan komedi, tapi bab kasih sayang ibu sepanjang Belanda bener-bener bikin saya terenyuh... MySpace
“Semakin bertambah umur kita, semakin kita ingin mandiri dari orangtua” (Raditya Dika – Manusia Setengah Salmon)

17 Des 2011

Divortiare

“Mungkin dia lebih cocok jadi sandaran hati tanpa syarat..”
Percaya ga sih kalo ada yang namanya mantan terindah? Percaya ga percaya sih ya.. yang pernah ngalamin pastinya percaya..

I read a novel by Ika Natassa, the author of a Very Yuppy Wedding and Antologi Rasa, tittled Divortiare. Based on my "sotoy" science, Divortiare itu kayaknya bahasa jerman kalo gak prancis, yang artinya perceraian. Novel ini bercerita tentang Beno dan Lexy, pasangan yang bercerai setelah 2 tahun menikah.
Beno dan Lexy, dua-duanya sama-sama mapan. Beno seorang dokter bedah. Lexy seorang banker. Dua-duanya sama-sama keras kepala, egois, dan ga mau ngalah. Dua pribadi yang terlalu banyak persamaan memang sulit untuk disatukan.

Let’s see the cover. So, what’s on your mind?
Awalnya aku ga ngerti juga apa maksud tumpukan kardus yang dikasih nama Her dan His kayak gitu, yang Her terbuka berantakan dan yang His tertutup rapat..

Well, setelah aku selesai baca novelnya, aku baru ngerti..

Walaupun udah 2 tahun bercerai ama Beno, she can not open her heart to other guys. Lexy benci setengah mati ama Beno. Lexy benci ama Beno yang udah ngasih dia status janda diusia 27 tahun. Lexy benci Beno yang selalu lembur di rumah sakit. Lexy benci ama Beno yang lebih mementingkan pasien-pasiennya daripada Lexy, istrinya sendiri. Lexy benci ama Beno yang langsung mengiyakan permintaan cerai yang ia ajukan. Lexy benci Beno! Tapi gimanapun bencinya Lexy ama Beno, dia masih suka inget-inget Beno. Everything that Lexy sees and hears always remind her memories about Beno, about their sweet love. Sejak cerai ama Beno, Lexy ngerasa gak utuh lagi. Sebagian hatinya lenyap, sementara sisanya telah porak poranda. Seperti kardus yang bertuliskan “her” itu..

16 Des 2011

I'M BACK !

Finally this blog has been fixed ! Yak beberapa waktu yang lalu, blog ini mengalami sedikit trouble gara-gara tangan si empunya blog yang gatel banget ngotak ngatik ini itu. Bukannya malah mempercantik, blognya malah jadi ancur banget. Sempet stres karena ga tau gimana cara betulinnya. MySpace
Oke, but it was over. Sekarang blognya udah bener, udah bisa nulis disini lagi ! hahaha
Now I'm preparing some project, some of writing and stories that I wanna post here. Just wait for the launching yaa ! MySpace